FEBI UIN SATU Tulungagung Lakukan PKM Internasional di Lombok: Berdayakan Ekonomi Kreatif dan Desa Adat

Kontributor:

Lombok, 27 November 2025 – Lima dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung melaksanakan kegiatan International Community Service atau Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Desa Sukarara dan Desa Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan ini melibatkan para dosen yang terdiri dari:

  • Citra Mulya Sari, S.E. Sy., M.E. (Koordinator Program Studi Manajemen Bisnis Syariah),
  • Dianita Meirini, S.A., M.Si. (Koordinator Program Studi Akuntansi Syariah),
  • Dr. Rokhmat Subagyo, M.E.I,
  • Fitrianatsany, S.Sos., M.A., dan
  • Badara Shofi Dana, M.Si.

Program PKM Internasional ini difokuskan pada penguatan kapasitas masyarakat lokal dalam bidang ekonomi kreatif, manajemen usaha, akuntansi sederhana, serta pengembangan potensi wisata budaya yang dimiliki Desa Sukarara dan Desa Sade.

Desa Sukarara dikenal sebagai sentra tenun tradisional Sasak, sedangkan Desa Sade merupakan desa adat yang menjadi salah satu ikon wisata budaya di Lombok. Dalam kegiatan ini, para dosen FEBI memberikan pelatihan mengenai: strategi pemasaran produk tenun secara digital, pengelolaan keuangan usaha mikro, manajemen usaha berbasis syariah, serta penguatan brand lokal untuk meningkatkan daya tarik wisata.

PKM ini mengusung konsep internasional melalui kerja sama dengan jejaring mitra luar negeri, berbagi perspektif global terkait pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat berbasis budaya lokal. Kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta komitmen FEBI UIN SATU dalam mendorong internasionalisasi kampus.

Koordinator kegiatan, Citra Mulya Sari, menyampaikan bahwa program ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tetapi juga mendorong keberlanjutan peningkatan kapasitas masyarakat. “Kami ingin masyarakat dapat mengelola potensi ekonomi mereka secara mandiri, profesional, dan berkelanjutan, sehingga mampu bersaing di level nasional maupun internasional,” ujarnya.

Kegiatan PKM Internasional ini ditutup dengan dialog bersama tokoh masyarakat setempat dan penyerahan modul pelatihan yang dapat digunakan sebagai panduan pengembangan usaha di masa mendatang. (Admin Febi – Sani)

Skip to content