Tim Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS) yang diselenggarakan di Hotel Alana, Jogjakarta, pada 14–16 Juni 2026. Pertemuan tahunan ini menjadi momentum krusial mengingat pelaksanaannya bertepatan dengan pergantian tahun baru Islam, 1 Muharram 1448 Hijriah.

Kehadiran jajaran pimpinan FEBI UIN SATU Tulungagung dalam forum nasional ini tidak hanya sekadar memenuhi agenda akademik, melainkan membawa misi refleksi mendalam mengenai masa depan pendidikan ekonomi Islam di Indonesia. Momentum 1 Muharram diangkat sebagai pemantik gagasan tentang “Hijrah Total” menuju penguatan sektor ekonomi syariah yang riil dan berdampak.
Dekan FEBI UIN SATU Tulungagung (Prof. Dr. Chusnul Chotimah, M.Ag.) menyampaikan bahwa peringatan tahun baru hijriah harus dimaknai sebagai transformasi besar. “Hijrah bukan sekadar berpindah kalender, tetapi bagaimana kita memindahkan orientasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ke arah yang lebih aplikatif. Problema ekonomi saat ini semakin kompleks, dan ekonomi syariah harus hadir sebagai solusi nyata, bukan sekadar pelengkap narasi akademis,” ujarnya.
Salah satu sorotan tajam yang menjadi bahan diskusi hangat dalam rakernas kali ini adalah relevansi kurikulum PTKIN dengan kebutuhan industri. Di tengah membanjirnya lulusan FEBI dari berbagai PTKIN di Indonesia, muncul sebuah pertanyaan reflektif: Ke mana arah kiprah para alumni ini bermuara? Apakah mereka sudah benar-benar terserap dan menggerakkan roda ekonomi syariah, atau justru larut dalam ekosistem konvensional?
Pertanyaan ini berkelindan erat dengan materi yang disampaikan oleh Prof. Anggito Abimanyu dalam forum tersebut. Paparan beliau yang menguliti berbagai problema ekonomi kontemporer mempertegas bahwa institusi pendidikan tinggi Islam dituntut untuk melakukan reorientasi mutu. Lulusan FEBI PTKIN tidak boleh lagi hanya menjadi penonton, melainkan harus menjadi aktor utama (drive force) yang menginisiasi hijrah massal industri menuju sistem yang lebih berkeadilan.

Melalui Rakernas AFEBIS 2026 ini, FEBI UIN SATU Tulungagung berkomitmen merumuskan langkah strategis jangka panjang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan jaring kemitraan, penyelarasan kompetensi lulusan berbasis teknologi digital, serta penajaman karakter akhlakul karimah demi memastikan setiap jengkal langkah alumni pasca-kampus mampu menghadirkan kemaslahatan di sektor keuangan maupun sektor riil syariah. (Humas FEBI)