FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan IAI Al-Fatimah Bojonegoro Perkuat Kolaborasi melalui Benchmarking dan Pembahasan MoU Manajemen Keuangan Syariah

Kontributor:

Tulungagung, 10 Agustus 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menerima kunjungan dari Institut Agama Islam (IAI) Al-Fatimah Bojonegoro dalam kegiatan benchmarking dan pembahasan Memorandum of Understanding (MoU) bidang Manajemen Keuangan Syariah (MKS). Kegiatan tersebut berlangsung di Meeting Room Lantai 2 Gedung Syaifuddin Zuhri, FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi kedua institusi untuk saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta mengidentifikasi praktik-praktik akademik yang dapat dikembangkan bersama, khususnya dalam penguatan Program Studi Manajemen Keuangan Syariah.

IAI Al-Fatimah Bojonegoro saat ini memiliki Program Studi S1 Manajemen Keuangan Syariah yang berada di bawah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Program studi tersebut mengembangkan profil lulusan yang mencakup praktisi lembaga keuangan syariah, konsultan perencana keuangan syariah, pendidik dan peneliti, analis keuangan syariah, serta entrepreneur berbasis teknologi informasi atau technopreneur.

Sementara itu, Program Studi Manajemen Keuangan Syariah FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung memiliki visi menjadi program studi yang unggul di bidang keuangan syariah dan pasar modal syariah yang berkualitas, profesional, serta berdaya saing global pada tahun 2030. Pengembangan program studi juga diarahkan pada pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan kerja sama dengan berbagai lembaga di bidang keuangan dan pasar modal syariah.

Dalam kegiatan benchmarking, kedua pihak membahas berbagai potensi pengembangan kerja sama akademik yang dapat memberikan manfaat bagi sivitas akademika. Pertukaran pengalaman tersebut mencakup pengembangan pembelajaran Manajemen Keuangan Syariah, penguatan kompetensi mahasiswa, penelitian dan publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi dalam bidang keuangan syariah.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pembahasan adalah bagaimana Program Studi Manajemen Keuangan Syariah dapat terus merespons perkembangan industri keuangan syariah yang semakin dinamis. Kurikulum dan kegiatan akademik perlu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami tidak hanya konsep dasar keuangan syariah, tetapi juga perkembangan investasi, pasar modal syariah, fintech, inovasi digital, manajemen risiko, serta berbagai kebutuhan industri.

Hal tersebut sejalan dengan pengembangan akademik MKS FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang menempatkan keuangan syariah dan pasar modal syariah sebagai bidang utama. Program studi juga telah mengembangkan kegiatan pembelajaran dan kompetisi mahasiswa yang mengangkat tema seperti investasi, wealth management, fintech, dan inovasi digital syariah.

Dari sisi IAI Al-Fatimah Bojonegoro, pengembangan kompetensi mahasiswa MKS juga diarahkan pada penguasaan aspek praktis. Sistem akademik program studi menunjukkan adanya pembelajaran dan praktik yang berkaitan dengan analisis laporan keuangan syariah, manajemen investasi dan portofolio, manajemen risiko, perencanaan keuangan syariah, Islamic fintech, serta pasar modal syariah.

Kegiatan benchmarking tidak hanya dimaknai sebagai proses membandingkan program dan sistem akademik, tetapi juga sebagai upaya untuk menemukan ruang kolaborasi dan praktik baik yang dapat diadaptasi oleh kedua institusi.

Melalui forum tersebut, FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan IAI Al-Fatimah Bojonegoro dapat saling memperkuat dalam pengembangan tridharma perguruan tinggi, terutama pada bidang Manajemen Keuangan Syariah.

Kerja sama yang dibahas diharapkan dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk kegiatan, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, joint research, joint publication, seminar dan konferensi ilmiah, guest lecture, pengembangan kompetensi mahasiswa, kegiatan kewirausahaan, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan akademik lainnya sesuai dengan kesepakatan kedua institusi.

Penguatan kerja sama ini juga memiliki relevansi dengan capaian Program Studi Manajemen Keuangan Syariah FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang saat ini berstatus Unggul berdasarkan keputusan akreditasi yang berlaku hingga 7 Maret 2030.

Pembahasan MoU menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut karena kerja sama antarlembaga diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen formal, tetapi dapat diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan dampak bagi mahasiswa, dosen, maupun pengembangan institusi.

Kolaborasi antara FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan IAI Al-Fatimah Bojonegoro diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis Islam, khususnya dalam bidang Manajemen Keuangan Syariah.

Dengan adanya benchmarking dan pembahasan MoU ini, kedua institusi menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring kerja sama, serta menciptakan inovasi akademik yang mampu menjawab perkembangan industri keuangan syariah.

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya berbagai program kolaboratif yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi lulusan Manajemen Keuangan Syariah yang profesional, adaptif, berintegritas, serta mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi dan keuangan syariah yang semakin dinamis. (Humas Febi – Sani)

Skip to content