Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf melaksanakan kegiatan peninjauan dan evaluasi visi serta misi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu akademik dan relevansi lulusan terhadap dinamika pengelolaan filantropi Islam kontemporer. Kegiatan peninjauan tersebut dilaksanakan pada tahun 2024 melalui Workshop Peninjauan dan Evaluasi Misi yang diselenggarakan di FAVE Hotel Kediri pada tanggal 9 hingga 11 Desember 2024.
Workshop ini menghadirkan narasumber kompeten, yakni Dr. Yulia Indrawati, S.E., M.Si dan H. Abdul Wachid, S.IP., serta melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan internal dan eksternal. Unsur internal yang terlibat meliputi rektor, pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, mahasiswa, alumni, serta mitra pengguna lulusan. Sementara itu, pemangku kepentingan eksternal terdiri atas perwakilan dari BAZNAS Tulungagung, BWI, dan LAZNU.

Melalui forum tersebut diperoleh sejumlah masukan strategis dalam rangka penguatan capaian misi program studi ke depan. Pada bidang pendidikan, peserta workshop menekankan pentingnya penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Hal ini diimplementasikan melalui rencana penambahan mata kuliah yang mengadopsi perkembangan IPTEK, khususnya dalam penguasaan Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMBA) dan Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) milik BAZNAS. Selain itu, pemanfaatan teknologi blockchain juga diusulkan sebagai inovasi strategis dalam menjawab tantangan fundraising zakat dan wakaf di Indonesia secara lebih transparan dan akuntabel.
Pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM), forum merekomendasikan integrasi agenda riset nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia serta tema-tema riset unggulan yang dikembangkan oleh Puskas BAZNAS. Integrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kontribusi akademik program studi dalam mendukung kebijakan nasional sekaligus memperkuat dampak riset terhadap praktik pengelolaan zakat dan wakaf di tingkat masyarakat.
Seluruh masukan yang dihimpun dalam kegiatan ini menjadi dasar dalam penyempurnaan arah pengembangan program studi dan kebijakan akademik ke depan. Dengan demikian, rumusan misi yang dimiliki diharapkan tetap adaptif, relevan, dan berdaya saing, serta berorientasi pada penguatan mutu pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang bermuara pada kemaslahatan masyarakat berlandaskan nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin.
