
Pada tanggal 10 Juni 2024, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung mengadakan kegiatan Visiting Lecture ke Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) di Melaka, Malaysia. DMDI yang dikunjungi merupakan sebuah institusi pendidikan yang memiliki kesesuaian dengan FEBI UIN SATU, terutama dalam hal pendekatan pengelolaan pendidikan berbasis industri. DMDI di Melaka ini memiliki konsep serupa dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di Indonesia, namun dengan sistem manajemen yang langsung dikelola oleh College, sehingga memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif bagi mahasiswa.
Dalam kesempatan ini, dua dosen FEBI UIN SATU Tulungagung, Dr. Mashudi, M.Ag dan Dr. M. Aqim Adlan, diundang sebagai Visiting Lecturer untuk memberikan kuliah tamu di kelas Culinary Program. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan mahasiswa mengenai konsep ekonomi Islam dan pemberdayaan ekonomi dalam konteks global, khususnya dalam industri kuliner yang berkembang pesat di kawasan Asia Tenggara.

Dr. Mashudi, M.Ag menyampaikan materi mengenai Pemberdayaan Ekonomi dengan menyoroti pentingnya penguatan ekonomi berbasis komunitas dan sinergi antara institusi pendidikan dengan sektor industri. Ia menekankan bahwa kolaborasi strategis antara dunia akademik dan dunia usaha dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif serta membuka peluang usaha bagi lulusan perguruan tinggi.

Sementara itu, Dr. M. Aqim Adlan membahas konsep Ekonomi Islam dalam perspektif industri kuliner. Beliau menjelaskan prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam yang dapat diterapkan dalam bisnis kuliner, termasuk konsep halal dan thayyib, etika bisnis Islam, serta mekanisme perdagangan yang sesuai dengan syariah.
Pemaparan ini memberikan wawasan baru bagi mahasiswa tentang bagaimana ekonomi Islam dapat diimplementasikan dalam sektor riil.Mahasiswa Culinary Program DMDI Melaka mengikuti sesi kuliah tamu ini dengan penuh antusias. Mereka menunjukkan keseriusan dalam menyimak materi yang disampaikan dan aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab serta diskusi. Salah satu topik diskusi yang menarik perhatian adalah perbandingan kondisi perekonomian mikro antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam industri kuliner halal. Mahasiswa dari kedua negara saling berbagi pengalaman dan perspektif mengenai tantangan serta peluang yang ada di sektor ini.

Usai kegiatan Visiting Lecture, tim FEBI UIN SATU, Dekan (Dr. Chusnul Chotimah, M.Ag) beserta tim dosen berkesempatan untuk bertemu langsung dengan para stakeholder dari komunitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Indonesia yang sedang mengikuti kursus gratis di DMDI selama satu minggu dan mendapatkan sertifikat. Kursus ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing pelaku UMKM dalam industri kuliner halal. DMDI sendiri telah menjadi rujukan utama dan memperoleh pengakuan nasional dalam bidang kuliner. Di Malaysia, satu-satunya kampus yang memiliki sertifikasi di bidang kuliner adalah DMDI, sehingga menjadikannya pusat pembelajaran unggulan di bidang ini.

Kegiatan Visiting Lecture ini diharapkan dapat memperkuat hubungan akademik antara FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) di Melaka. Selain itu, kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan wawasan global mahasiswa serta mendorong implementasi ekonomi Islam dalam berbagai sektor industri.

Bersama Madam komunitas India yang mengikuti kursus di DMDI

Berpose di depan DMDI Collage

Front Office DMDI College