Perkuat Pemanfaatan Data dalam Penelitian Mikro dan Makro, FEBI Gelar Studium Generale dan Meluncurkan Pojok Statistik

Kontributor:


Peluncuran pojok statistik ini sudah direncanakan hampir dua minggu lamanya. Kemeriahan peluncuran pojok statistik ini ditandai dengan kehadiran jajaran pimpinan universitas dan BPS Tulungagung. Pimpinan yang hadir pada kegiatan ini adalah Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I.; Dekan FEBI, Dr. Chusnul Chotimah, M.Ag.; dan Kepala BPS Kabupaten Tulungagung, Ir. Muhammad Amin, M.M. Pojok Statistik UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung ini akan bertempat di lantai 2 gedung KH. Syaifuddin Zuhri.

Pojok statistik adalah tempat dimana mahasiswa dan dosen dapat memperoleh sumber data yang valid terkait data mikro dan makro Indonesia. Data ini diterbitkan secara resmi oleh BPS. Sehingga kebenarannya pun terjamin. Tidak hanya itu pojok statistik dapat juga dipergunakan sebagai tempat yang nyaman dalam tanda kutip ngobrol dan diskusi tentang data. Pojok statistik ini dapat tercipta atas kerjasama UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan BPS Kabupaten Tulungagung.

Dari segi kebermanfaatan, pojok statistik ini dapat dibilang sangat krusial. Ada beberapa aspek yang dapat muncul karena adanya pojok statistik ini. Pertama dan utama, adalah sebagai tempat dan sarana bertukar pikiran tentang data riil yang telah diterbitkan oleh BPS. Kedua, peneliti dari kalangan mahasiswa dan dosen dapat memperoleh data yang valid dan cepat tanpa birokrasi yang berbelit. Ketiga peningkatan kerjasama antara UIN dan BPS dapat dikembangkan untuk hal-hal tertentu yang strategis dari kerjasama awal pojok statistik ini.

Data yang valid di masa disruptif ini sangatlah diperlukan untuk mengimbangi data yang palsu dan bersifat hoaks. Tidak dapat dipungkiri semakin berkembangnya media sosial dan internet turut pula menjadikan internet sebagai taman dari data, baik itu data yang valid bahkan juga palsu. Berdasarkan data yang valid maka pengambil kebijakan dapat membuat keputusan yang komprehensif dan menyeluruh sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

Hal ini diperkuat dengan pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh narasumber. Dalam paparannya, Prof. Zaenal Abidin, dari AFEBIS bercerita bahwa data dapat digunakan sebagai (1) Sebagai Rujukan Pelaksanaan Kegiatan, (2) Landasan Pengambilan Keputusan, (3) Peningkatan Pendapatan dan Profitabilitas, (4) Bahan Evaluasi, dan (5) Peningkatan Kepuasan Pelanggan. Tidak heran, Ajiwasesa Harumeka dari BPS Provinsi Jawa Timur mengatakan bahwa data dapat (1) Memfasilitasi analisis runtun waktu berbagai fenomena makro melalui kelengkapan series yang panjang. (2) Analisis spasial terhadap data yang terdisagregasi untuk berbagai level wilayah (nasional, provinsi, kabupaten/kota). dan (3) Analisis dan evaluasi keberhasilan implementasi kebijakan.

 

Skip to content