Memperkuat Kolaborasi Akademik: Dosen FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Berikan Kuliah di UNIKL Malaysia

Kontributor:

Kunjungan akademik dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung ke Universiti Kuala Lumpur (UNIKL) Malaysia pada tanggal 5 Februari 2024 berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Dalam kesempatan ini, Dekan FEBI UIN SATU Tulungagung turut hadir dan memberikan kuliah tentang Manajemen kepada mahasiswa UNIKL. Kehadiran beliau bersama para dosen FEBI disambut langsung oleh Prof. Ilham Sentosa, Ph.D, seorang pakar dalam bidang Management & Entrepreneurship Sectors. Dalam sambutannya, Prof. Ilham menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan menekankan pentingnya kerja sama akademik antara kedua institusi dalam mengembangkan wawasan mahasiswa di bidang ekonomi dan bisnis.

Visitting lecture ini bertujuan untuk memperluas wawasan akademik mahasiswa UNIKL serta mempererat hubungan akademik antara kedua institusi. Dalam kesempatan ini, Dr. Mashudi, M.Pd.I dan Dr. M. Aqim Adlan, M.E, sebagai dosen tamu, menyampaikan materi yang relevan dengan perkembangan ekonomi global. Keduanya memberikan kuliah di kelas yang berbeda dengan fokus bahasan yang saling melengkapi.

Dr. Mashudi, M.Pd.I, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan II FEBI, menyampaikan materi tentang Ekonomi Pembangunan kepada mahasiswa program studi bisnis UNIKL. Dalam paparannya, beliau menjelaskan peran penting pembangunan ekonomi dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat, dengan menyoroti strategi kebijakan yang efektif di negara berkembang seperti Indonesia dan Malaysia. Ia juga mengupas dampak globalisasi terhadap pertumbuhan ekonomi serta bagaimana negara-negara ASEAN dapat bersinergi dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Antusiasme mahasiswa UNIKL sangat tinggi dalam mengikuti perkuliahan ini. Banyak dari mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi, terutama terkait dengan perbandingan kebijakan ekonomi antara Malaysia dan Indonesia. Salah satu topik yang menarik perhatian adalah bagaimana kedua negara menghadapi tantangan ketimpangan ekonomi di tengah perkembangan digitalisasi. Diskusi juga menyoroti faktor-faktor yang memengaruhi investasi asing serta peluang kerja sama ekonomi di sektor industri halal, mengingat kedua negara memiliki potensi besar dalam sektor ini.

Sementara itu, dalam kelas yang berbeda, Dr. M. Aqim Adlan, M.E, menyampaikan materi tentang Manajemen Bisnis dan Entrepreneurship. Ia menjelaskan prinsip-prinsip dasar manajemen bisnis modern serta strategi adaptasi bagi para entrepreneur muda di tengah persaingan global. Selain itu, beliau menekankan pentingnya inovasi dalam membangun bisnis yang berkelanjutan, terutama dalam era ekonomi digital yang terus berkembang pesat. Mahasiswa UNIKL sangat antusias mengikuti sesi ini, terutama ketika Dr. Aqim membahas tren kewirausahaan berbasis teknologi dan ekonomi kreatif.

Suasana kelas semakin dinamis ketika sesi diskusi dibuka. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan, terutama mengenai tantangan bisnis lintas budaya (cross-culture business) antara Malaysia dan Indonesia. Mereka tertarik memahami bagaimana perbedaan budaya dapat mempengaruhi strategi pemasaran, perilaku konsumen, serta model bisnis yang diterapkan di kedua negara. Dr. Aqim menanggapi dengan berbagai contoh konkret dari perusahaan-perusahaan yang sukses mengadaptasi strategi bisnis mereka dalam konteks budaya yang berbeda.

Kegiatan visitting lecture ini memberikan pengalaman akademik yang berharga, baik bagi mahasiswa UNIKL maupun bagi dosen FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Selain sesi kuliah, pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama akademik di masa depan, seperti riset bersama dan program pertukaran mahasiswa serta dosen. Interaksi yang terjadi menunjukkan bahwa pertukaran wawasan antara akademisi dari dua negara dapat memberikan dampak positif dalam mengembangkan pemahaman ekonomi dan bisnis dalam skala internasional.

Skip to content