Visiting Lecture Jurusan Ekonomi FEBI Bahas Peran Keuangan Syariah dalam Mendorong Green Financing Berbasis Maqashid Syariah

Kontributor:

Tulungagung, 11 September 2026 – Jurusan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecture dengan mengangkat tema “Peran Sektor Keuangan Syariah dalam Mendorong Pembiayaan Hijau (Green Financing): Pembahasan Isu Sustainability dan Environmental, Social, and Governance (ESG) dari Perspektif Maqashid Syariah.”

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. H. Moh. Mahrus, S.Ag., M.J.I. dan Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. Kehadiran kedua narasumber diharapkan dapat memberikan perspektif yang komprehensif kepada mahasiswa mengenai perkembangan sektor keuangan syariah sekaligus tantangan pembiayaan berkelanjutan di tengah meningkatnya perhatian global terhadap isu lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Tema yang diangkat dalam Visiting Lecture menjadi semakin relevan seiring dengan meningkatnya kebutuhan terhadap sistem pembiayaan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kemaslahatan masyarakat. Konsep green financing menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pembiayaan berbagai kegiatan ekonomi yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam perspektif keuangan syariah, isu keberlanjutan dan Environmental, Social, and Governance (ESG) memiliki keterkaitan erat dengan prinsip-prinsip syariah. Keuangan syariah tidak hanya menempatkan aspek keuntungan sebagai tujuan utama, tetapi juga menekankan pentingnya keadilan, kemaslahatan, tanggung jawab sosial, serta pencegahan terhadap berbagai bentuk kerusakan.

Melalui perspektif maqashid syariah, pembahasan mengenai sustainability dan ESG dapat ditempatkan dalam kerangka yang lebih luas, yaitu bagaimana aktivitas ekonomi dan keuangan dapat memberikan kemanfaatan bagi manusia sekaligus menjaga keberlangsungan kehidupan dan lingkungan. Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi sektor keuangan syariah untuk berkontribusi lebih besar dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman bahwa sektor keuangan memiliki peran strategis dalam mengarahkan sumber daya ekonomi menuju aktivitas yang produktif dan berkelanjutan. Pembiayaan hijau dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi sektor keuangan syariah dalam mendukung transisi menuju ekonomi yang lebih ramah lingkungan, inklusif, dan berkeadilan.

Pembahasan juga menekankan pentingnya mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam aktivitas lembaga keuangan. Aspek lingkungan berkaitan dengan dampak kegiatan ekonomi terhadap kelestarian alam, aspek sosial berkaitan dengan tanggung jawab dan kebermanfaatan bagi masyarakat, sedangkan aspek tata kelola berkaitan dengan penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.

Bagi mahasiswa Jurusan Ekonomi FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, kegiatan Visiting Lecture ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai isu-isu ekonomi kontemporer yang tidak hanya dibahas secara teoritis, tetapi juga dikaji melalui perspektif keuangan syariah dan maqashid syariah.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akademik yang interaktif. Materi yang disampaikan oleh para narasumber menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan terkini dalam sektor keuangan syariah serta peluang dan tantangan penerapan green financing dan ESG dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan Visiting Lecture ini, Jurusan Ekonomi FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan akademik mahasiswa agar mampu memahami persoalan ekonomi secara komprehensif, kritis, dan berlandaskan nilai-nilai syariah.

Dengan mengangkat isu green financing, sustainability, ESG, dan maqashid syariah, Visiting Lecture ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk melihat bahwa perkembangan sektor keuangan syariah memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam menciptakan sistem ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga menjunjung tinggi keberlanjutan, keadilan, dan kemaslahatan bagi masyarakat serta lingkungan.

Skip to content