"Akuntan harus mampu berperan sebagai fasilitator dalam proses transformasi digital perusahaan. Selain itu, mereka juga harus bisa memberikan analisis dan strategi yang tepat untuk meningkatkan kinerja perusahaan," ujar Sigit
Diskusi ini juga dihadiri oleh Dede Nurohman, Dekan FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang memberikan sambutan mengenai peran universitas dalam mengembangkan kompetensi akuntan di era digital. Menurut Dede, universitas harus terus beradaptasi dan mengikuti perkembangan teknologi untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi akuntan yang siap menghadapi tantangan di era digital.
"Kita harus mampu mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri, dan juga memberikan pelatihan dan sertifikasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan mereka di bidang teknologi informasi dan digital," ujar Dede.
Peserta diskusi merasa terbantu dengan adanya diskusi ini. Mereka mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana memanfaatkan teknologi dan meningkatkan peran akuntan di era digital. Salah satu peserta mengungkapkan kesannya, "Diskusi ini sangat bermanfaat bagi saya sebagai mahasiswa akuntansi. Saya akan menerapkan tips dan trik yang saya pelajari dari diskusi ini untuk mempersiapkan diri menghadapi era digital."
Diskusi ini merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan yang digelar oleh FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam rangka meningkatkan kualitas dan kompetensi mahasiswa akuntansi di Indonesia. FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung juga berencana menggelar sejumlah kegiatan serupa pada tahun ini untuk terus mendukung kemajuan akuntansi di era digital.
