Sebagai pemateri dalam acara tersebut, Sanusi Anwar, S.E., M.E, perwakilan bidang pendidikan dari Bank Pembiayaan Rakyat Syariah, menjelaskan pentingnya integrasi antara teori dan praktik dalam pendidikan keuangan syariah. "Magang mandiri memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengalami langsung dunia kerja dan menerapkan konsep-konsep yang dipelajari di kelas. Dengan dukungan dari kompartemen BPRS ASBISINDO DPW Jawa Timur, diharapkan kerjasama antara perguruan tinggi dan industri keuangan syariah dapat semakin kuat," katanya.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Hj. Chusnul Chotimah, M. Ag, dan Agus Mulyono, S.E., selaku Ketua Kompartemen BPRS ASBISINDO DPW Jawa Timur. MoU tersebut mencakup berbagai aspek kerjasama, termasuk penyelenggaraan program magang mandiri, pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, dan pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara akademisi dan praktisi.
Dengan demikian, acara Focused Group Discussion ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam mengoptimalkan peran program studi perbankan syariah dalam mendukung pengembangan sektor industri keuangan melalui magang mandiri. Langkah ini sejalan dengan visi perguruan tinggi dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi dalam memajukan ekonomi berbasis syariah.


