Reakreditasi Prodi Perbankan Syariah FEBI UIN SATU Tulungagung: Upaya Mempertahankan Predikat “Unggul” Berdaya Saing Global

Kontributor:

Tulungagung, 13-14 Agustus 2025 — Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melaksanakan asesmen lapangan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) pada hari Rabu dan Kamis, 13–14 Agustus 2025.

Asesmen lapangan ini menghadirkan dua asesor dari LAMEMBA, yakni:
🔹 Dr. Ahim Abdurrahim, S.E., M.Si., Ak., SAS., CA., ACPA (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
🔹 Dr. Maftukhatusolikhah, M.Ag (UIN Raden Fatah Palembang)

Reakreditasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Program Studi Perbankan Syariah dalam menjaga mutu pendidikan tinggi. Pada periode sebelumnya, program studi ini telah berhasil meraih predikat “Unggul”, dan melalui asesmen ini diharapkan dapat mempertahankan capaian akreditasi tersebut.

Asesor melakukan penilaian menyeluruh terhadap aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola dan capaian luaran program studi. Seluruh proses berlangsung lancar dengan dukungan aktif dari pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, serta mitra pengguna lulusan.

Dalam sambutannya, para asesor memberikan apresiasi terhadap atmosfer akademik yang positif dan budaya mutu yang telah terbangun di lingkungan Prodi Perbankan Syariah. Kegiatan asesmen juga menekankan pentingnya inovasi dan relevansi program studi dalam merespons tantangan global di sektor keuangan syariah.

Melalui reakreditasi ini, Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN SATU Tulungagung terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk lulusan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing internasional. Ke depan, program studi ini akan terus memperkuat peran tridarma perguruan tinggi melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian kolaboratif, serta pengabdian masyarakat yang berdampak luas.

Capaian akreditasi ini diharapkan tidak hanya menjadi pengakuan formal, tetapi juga menjadi pemicu semangat seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi, berprestasi, dan membangun reputasi di kancah global. (Humas Febi – Sani)


Skip to content