Blitar, 10 September 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyelenggarakan Student Mobility Program di Kampung Coklat, Blitar, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya fakultas menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih kontekstual dengan mempertemukan mahasiswa secara langsung dengan praktik ekonomi dan dunia usaha di lapangan.

Pelaksanaan Student Mobility Program tidak sekadar diarahkan sebagai kegiatan kunjungan, tetapi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melihat secara nyata bagaimana pengetahuan yang diperoleh di ruang perkuliahan diterapkan dalam aktivitas bisnis. Kampung Coklat dipilih sebagai salah satu lingkungan pembelajaran karena mampu memberikan gambaran mengenai pengembangan potensi lokal menjadi aktivitas ekonomi yang memiliki nilai tambah melalui pengelolaan produk, inovasi, pemasaran, serta pengembangan pengalaman konsumen.
Setibanya di Kampung Coklat, mahasiswa memperoleh sambutan dan pengenalan mengenai lingkungan usaha serta berbagai aktivitas yang terdapat di dalamnya. Mahasiswa kemudian diajak mengunjungi area Kampung Coklat dan mengenal proses produksi cokelat secara langsung. Pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengamati bagaimana sebuah produk berbasis potensi lokal dikembangkan dan dikelola sehingga mampu menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sekaligus memiliki daya tarik edukatif dan wisata.
Bagi mahasiswa FEBI, pengalaman tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan berbagai bidang keilmuan yang dipelajari di kampus. Aktivitas produksi, pengelolaan usaha, pemasaran, pelayanan konsumen, pengembangan produk, hingga pemanfaatan potensi lokal dapat menjadi objek pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa memahami bahwa teori ekonomi dan bisnis memiliki keterkaitan yang erat dengan persoalan dan praktik di dunia nyata. Dengan melihat langsung aktivitas usaha, mahasiswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga didorong untuk melakukan observasi, mengidentifikasi proses bisnis, serta membangun kemampuan berpikir kritis terhadap praktik ekonomi yang mereka temui.

Pembelajaran kemudian dikembangkan melalui kegiatan Games Based Learning yang melibatkan mahasiswa secara aktif. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif sekaligus mengembangkan berbagai kompetensi yang dibutuhkan mahasiswa. Melalui permainan dan aktivitas kelompok, mahasiswa dituntut untuk berkomunikasi, berkolaborasi, menyusun strategi, mengambil keputusan, serta menyelesaikan tantangan secara kreatif. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada penguatan keterampilan interpersonal dan kemampuan memecahkan masalah.
Kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman bahwa keberhasilan dalam menyelesaikan suatu persoalan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi membutuhkan kerja sama, pembagian peran, komunikasi yang efektif, dan kemampuan beradaptasi terhadap situasi. Nilai-nilai tersebut menjadi penting bagi mahasiswa FEBI sebagai calon profesional maupun calon wirausahawan yang nantinya akan berhadapan dengan lingkungan kerja dan dunia bisnis yang terus mengalami perubahan.

Lebih jauh, kunjungan ke Kampung Coklat memberikan perspektif kepada mahasiswa mengenai pentingnya kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. Sebuah komoditas tidak berhenti sebagai produk mentah, tetapi dapat dikembangkan menjadi berbagai aktivitas ekonomi yang menciptakan nilai tambah. Cara pandang semacam ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk lebih peka dalam membaca peluang usaha di lingkungan sekitar dan memahami bahwa kewirausahaan dapat tumbuh dari kemampuan mengidentifikasi potensi, memahami kebutuhan pasar, menciptakan inovasi, serta mengelola sumber daya secara efektif.
Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan pengumuman pemenang Lomba Poster Satu ICON dan Games Based Learning sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas, partisipasi, dan keterlibatan mahasiswa selama mengikuti program. Apresiasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan pengalaman belajar yang mendorong mahasiswa untuk berani berkreasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam suasana pembelajaran yang menyenangkan.
Melalui Student Mobility Program, FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menunjukkan komitmennya untuk memperluas ruang pembelajaran mahasiswa di luar lingkungan kelas. Mobilitas akademik dipandang sebagai kesempatan untuk mempertemukan mahasiswa dengan lingkungan belajar yang berbeda, mengenal praktik dunia usaha secara langsung, serta mengembangkan kemampuan akademik dan nonakademik secara bersamaan.
Kegiatan di Kampung Coklat pada akhirnya tidak hanya menghasilkan pengalaman berkunjung bagi mahasiswa, tetapi menjadi proses pembelajaran yang mempertemukan teori, praktik, pengalaman, dan refleksi. Mahasiswa diharapkan mampu membawa pengalaman tersebut kembali ke lingkungan akademik sebagai bahan untuk memperkaya perspektif dalam memahami persoalan ekonomi dan bisnis. Dengan pembelajaran yang semakin dekat dengan realitas, FEBI terus berupaya membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, adaptif, kolaboratif, dan peka terhadap berbagai peluang serta tantangan dalam dunia usaha dan masyarakat. (Humas Febi-BTD)